Keterangan Gambar : Para Siswa Rame-rame Buat Surat Pernyataan Siap Membayar Uang Komite (aan/mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM -
Terbanggibesar.
Sejumlah Wali Murid SMKN 1 Terbanggibesar Lampung Tengah, mengeluhkan putra-purtri mereka yang belum melunasi uang komite sekolah harus menandatangani surat pernyataan kesanggupan pembayaran.
Hal itu terpaksa dilakukan oleh para siswa, untuk memperoleh nomor ujian sekolah.
Para siswa yang membuat surat pernyataan tersebut mengaku membuat surat dikarenakan belum melunasi biaya komite.
"Kami disuruh buat surat pernyataan karena belum lunas membayar komite. Disurat tersebut kami disuruh menulis kapan akan membayar uang komite yang disertai tandatangan," ujar seorang siswa.

Menurut para siswa, mereka sebelum membuat perjanjian pihak sekolah tidak memberikan nomor untuk ujian. Meski tidak didampingi orangtua atau wali, surat tersebut tetap harus dibuat.
"Kami buat surat supaya pihak sekolah memberikan nomor ujian. Setelah jadi suratnya kami kumpul dan diserahkan ke salah satu anggota komite atas nama pak Haryanto," bebernya.
Menanggapi hal tersebut anggota Komite SMK N 1 Terbanggibesar Haryanto mengatakan, berdasarkan surat yang dibuat oleh siswa tersebut, bahwasannya tidak ada penarikan dari komite.
Untuk diketahui oleh masyarakat lanjutnya, menyangkut masalah keuangan itu terkait iuran pendidikan berdasarkan program yang ditawarkan pihak sekolah kepada peserta didik melalui rapat walisiswa.
Selanjutnya, mengenai iuran pendidikan itu didasari dengan surat edaran menteri pendidikan nomor : 75 tahun 2022 dan peraturan gubernur.
"Jika sekolah mendapat bantuan dari pemerintah daerah berupa BOSDA maka akan tercukupi semua biaya kebutuhan siswa," jelasnya.
Seperti yang ada dikota lain, mereka bisa tidak bayar sekolah karena mendapat BOSNAS dan BOSDA.
Terkait dengan pernyataan yang dibuat oleh siswa itu, sebenernya yang diundang orangtuanya bukan siswanya namun karena orangtuanya tidak bisa hadir maka siswa yang membuat surat.
"Jadi sebenernya yang diundang orangtuanya bukan siswanya," kata Haryanto melalui pesan WhatsApp.
(aan putra)
Tulis Komentar