Polres Bidik Kepala Kampung Gunung Agung, Diduga Dalang Penimbun BBM Bersubsidi Polisi Periksa Para

$rows[judul] Keterangan Gambar : Satreskrim Polres Lamteng, Bidik Kakam Gunungagung Diduga Timbun BBM Subsidi dari SPBU (mitra)

MITRA TV LAMPUNG. COM -

Terusan Nunyai.

Satuan Reserse Kriminal Polres  Lampung Tengah mendalami dan mengungkap dugaan kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi illegal di belakang rumah milik Kepala Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, berinisial SKR

Kepala Kampung Gunung Agung diduga kuat dalang komplotan penimbunan BBM  Subsidi Ilegal di Terusannunyai, kini dalam pemeriksaan polisi.

"Saat ini sudah ada 6 orang saksi yang telah kami periksa, termasuk pemilik rumah yakni SI, yang merupakan Kepala Kampung Gunung Agung,” kata Kasi Humas Polres Lampung Tengah, Iptu Tohid Suharsono  mewakili Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Alsyahendra, S.IK., MH., Senin (19/05/2025).

Ia menegaskan, Polres Lampung Tengah tidak akan mentolerir siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, dan akan menindak tegas,tanpa pandang bulu.

"Saat ini, tim gabungan dari Inafis dan Unit Tipiter melakukan olah TKP, di lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM," jelasnya.

Sebelumnya, kata Kasi Humas,  pihak telah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di TKP yang diduga kuat berkaitan dengan praktik penyalahgunaan BBM subsidi.

Adapun barang bukti yang telah diamankan, katanya, antara lain, 11 kempu kosong berkapasitas 1.000 liter,  2 drum, 2 unit mobil Fuso,  44 jerigen ukuran 35 liter, 1 unit mesin sedot lengkap dengan selang,  9 ember, 1 corong,1 sekop, 1 unit sepeda motor utuh, dan 4 unit sepeda motor terbakar (sisa rangka).

Selain itu, 1 unit mobil Panther dengan tangki modifikasi, 1 alat ukur BBM, 1 drum yang telah dipotong dan dijadikan bak penampungan, 3 unit mobil pick-up,  9 jerigen 35 liter berisi solar,  3 jerigen 10 liter berisi solar. Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan di Mapolres Lampung Tengah guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Menurut warga gudang penimbunan BBM dari SPBU milik SKR,  Kepala Kampung Gunungagung itu sudah beroperasi sejak lama, namun warga tak berani mendekat, karena SKR punya beking. Ada petugas didalamnya," ujar seorang warga yang enggan ditulis namanya.


(rls/tamrin )

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)