Keterangan Gambar : Tampak Kosong Gudang Rokok Milik ER di Gayausakti Seputihagung (tim/mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM - Seputihagung.
Meski telah gencar diberitakan dan sempat dilakukan penghadangan oleh seorang diduga oknum militer terhadap wartawan yang melakukan investigasi, nyatanya penjualan rokok diduga ilegal makin marak di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.
Terbaru, berdasarkan informasi narasumber menyebutkan, ada lima nama besar yang berasal dari Kecamatan Seputihagung diduga terlibat dalam peredaran rokok diduga ilegal (cukai palsu).
Menurutnya, modus peredaran rokok tersebut beragam, mulai dari secara diam-diam antar orang atau kelompok atau penyelundupan skala besar lewat truk pengiriman barang.
"Banyak mas bos rokok disini, mereka pemain dengan skala lumayan besar. Karena pengiriman dilakukan melalui truck atau mobil pickup, yang nantinya diedarkan melalui sales kewarung-warung," ujarnya.

Kondisi ini, tentu tidak hanya memprihatinkan, tetapi juga mengakibatkan kerugian negara. Rokok ilegal juga lebih berbahaya bagi kesehatan, karena tidak melalui uji laboratorium.
"Disamping harganya murah, penjualan rokok diduga ilegal itu mudah dijangkau oleh banyak orang termasuk anak-anak," bebernya.
Sebelumnya, (Ew) salah satu bos besar telah diberitakan dan sempat didatangi oleh aparat militer. Namun, setelah itu pihaknya tidak mengetahui lagi kelanjutannya.
"Sekarang kondisi gudangnya tutup dan tidak ada aktifitas, yang tersisa hanya papan alas untuk rokok saja didalam ruangan," bebernya.
Meski demikian, terdapat empat nama besar lagi yang berada di Kecamatan Seputihagung, Lampung Tengah, masih beroperasi.
redaksi
Tulis Komentar