Lima Bulan Kabur, Pelaku Aniaya Istri Hingga Luka Lebam Ditangkap Polisi

$rows[judul] Keterangan Gambar : Pelaku dan Korban (dok/mitra)

MITRA TV Lampung.COM - Terbanggibesar. 

IL (25) warga Kampung Indraputra Subing, Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng, melaporkan suaminya JK (30), ke mapolsek Terbanggibesar,  lantaran melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka lebam pada 17 Mei 2024 lalu.

Kronologi singkatnya, saat itu sekira pukul 06:30 WIB korban yang baru pulang kerja dan tinggal serumah bersama mertuanya di Kampung Terbanggibesar, meminta uang belanja kepada suaminya.

Namun, bukannya memberi uang untuk mencukupi kebutuhan dirinya dan ke tiga anaknya,  dan pelaku langsung naik pitam dengan memukul korban hingga berkali-kali.

"Iya saat itu saya baru pulang kerja, karena saya sudah tidak punya uang untuk belanja minta dengan suami. Nah saat itulah suami saya marah dan langsung memukul saya dibagian badan, lalu ditendang dan di banting hingga terjatuh ke lantai," ujarnya.

Tak sampai disitu, pelaku juga membenturkan kepala korban sebanyak dua kali dengan menggunakan tangan ke dinding dan lemari. Korban, mengalami luka lecet didada sebelah kanan, dilengan tangan, luka robek dibibir, luka memar diwajah bagian pipi sebelah kiri dan bagian punggung belakang sebelah kanan.

Mendapat perlakuan itu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Terbanggibesar.

Kapolsek Terbanggibesar Kompol Yusvin Argunan mewakili Kapolres Lamteng AKBP Andik Purnomo Sigit membenarkan adanya penangkapan pelaku. 

Menurutnya, pelaku penganiayaan sempat kabur selama lima bulan ke luar provinsi dan berhasil ditangkap saat pulang kerumah pada Kamis (21/11/2024).

"Kami mendapat informasi bahwa pelaku pulang kerumah, anggota langsung bergerak dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan," ujar Kapolsek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku kini ditahan di Polsek Terbanggibesar, dan dikenakan UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Sebagaimana dimaksud dalam pasal 44.



(aan)

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini Tulis Komentar

  1. undah mokondo,pemales,gak punya harga diri,kasar pula

    udah paling cocok jadi duda biar rusak sekalian harga diri nya jadi DUDA

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)