Keterangan Gambar : Peternakan Sapi Potong di Lamteng (Foto:Aan)
Mitra TV Lampung. Com - Lampung Tengah. Indonesia saat ini mengalami defisit daging sapi sebesar 230 ribu ton daging pertahun, atau setara dengan 1,5 juta ekor sapi pertahunnya.
Kondisi itu karena konsumsi daging perkapita rakyat Indonesia rata-rata sebesar 2,8 Kg pertahun, jauh dibandingkan Malaysia sebesar 8 kg perkapita pertahunnya. "Kita tidak sepertiganya dengan Malaysia pak," ujar Nanang Purus Subendro.

Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) drh. Nanang Purus Subendro mengatakan hal itu saat memberikan kata pengantar dalam kunjungan Calon Presiden nomor urut 1, Anis Rasyid Baswedan ke peternakan sapi miliknya di Bandarjaya Terbanggibesar, Lampung Tengah, Kamis (07/12).
Menurut Nanang, krisis daging seperti itu akan terus terjadi dan berlipat-lipat jika jumlah penduduk terus bertambah dan konsumsi Malaysia terus meningkat. Selain itu menurut Nanang, para peternak sapi di Indonesia rata-rata sudah berusia diatas 50 tahun.
Kondisi ini harus dicarikan regenerasi peternak, untuk menggantikan mereka yang sudah usia tua. "Peternak adalah pahlawan kecerdasan bangsa.Kalau nggak ada peternak apa jadinya bangsa ini" ujar Nanang. (Aan Putra)
Tulis Komentar