Keterangan Gambar : SPPG MBG Poncowati Kembali Dikeluhkan Warga (mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM -
Terbanggibesar.
Dapur SPPG Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggibesar, Kabupaten Lamteng, kembali menjadi sorotan, usai memberikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk empat hari yang dinilai tidak sesuai harganya. Pemberian makan itu terjadi pada Jumat (13/3/26).
Menu tersebut diperuntukkan kepada siswa TK, SD dan SMP di Kampung Poncowati yang dibagi menjadi dua yaitu menu besar dan kecil.
Menu kecil, ayam dua potong, kurma dua buah, roti, satu butir telur, susu kotak kecil apel dan pear. Lalu untuk menu besar, ayam tiga potong, roti, kelengkeng 4 buah, susu, apel dan pear.

Menu tersebut menurut orangtua siswa yang meminta namanya tidak disebut, diberikan dari hari Jumat 13 Maret hingga Selasa 17 Maret 2026.
"Coba mas dihitung harganya ini tidak sampai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Saya menduga pengelola dapur sengaja mengambil keuntungan besar dari program pak Presiden Prabowo. Apalagi diberikan selama empat hari kedepan," jelasnya.
Menurutnya, kejadian ini sering berulang selama bulan Ramadhan dan tidak ada tindakan dari pihak terkait.
"Kalau dibiarkan, akan terus begini dan tidak ada efek jera. Saya juga telah mengadukan hal ini kepada kepala Kampung Poncowati untuk diberikan teguran," ujarnya dengan nada geram.
Sementara itu, Kepala Kampung Poncowati Abu Bakar Sodik yang menerima laporan dari warga mengecam keras tindakan dapur SPPG yang dinilai semaunya dalam memberikan menu MBG.
"Saya mendapat beberapa laporan dari wali murid bahwa menu selama bulan ramadhan tidak sesuai dengan harga perolehan. Selain itu ada juga laporan terkait UMKM lokal yang ada disekitar juga tidak dilibatkan dalam pemberdayaan pemenuhan bahan menu MBG karena laporannya dipasok dari luar daerah," bebernya.
Dapur itukan berada di Kampung Poncowati, seharusnya memberikan menu yang sesuai dengan ketetapan pemerintah. Apalagi, disini juga banyak UMKM yang bisa diberdayakan, kenapa harus mengambil dari luar daerah.
"Visi dan Misi bapak Presiden Prabowo sudah jelas untuk memberikan gizi yang baik kepada anak sekolah serta menghidupkan UMKM yang ada disekitar lingkungan. jangan karena mengejar keuntungan lalu mengurangi porsi yang ada," ujarnya lagi.
Diakhir kalimat, Abu sapaan akrabnya berharap pihak dapur dapat memperbaiki menu MBG dan berdayakan UMKM lokal.
"Tujuan pemerintah sudah jelas, apalagi nanti ketika kopdes merah putih berjalan dapat bekerjasama dalam pemenuhan bahan baku MBG, yang terpenting adalah jangan bermain-main dalam program yang tujuannya baik dalam pemenuhan gizi anak," pungkasnya.
Kepala SPPG Poncowati, Rey tidak mau menjawab konfirmasi wartawan meski handphone nya aktif.
(aan)
Tulis Komentar