Buntut Kecelakaan Yang Melibatkan Bus Sekolah Pemda Lamteng, Polres Panggil Dua Pelajar Jadi Saksi

$rows[judul] Keterangan Gambar : Bus Sekolah Pemda Lamteng Kondisinya Memprihatinkan Terlibat Kecelakaan di Simpang Agung (lamin)

MITRA TV LAMPUNG.COM  - Seputih Agung.

Satuan Lalulintas Polres Lampung Tengah, memanggil dua siswi SMPN 1 Seputih Agung.

Keduanya yaitu, Rani kelas 7 C dan Nadia kelas 8 D. Bersama puluhan siswa lainnya, dua siswi itu ikut naik bus sekolah milik Pemda Lampung Tengah yang terlibat lakalantas.

Rani dan Nadia akan menghadap penyidik guna diminta keterangan terkait saksi kecelakaan pada Rabu, 15 Mei 2024 lalu, di Jln. Lintas Sulusuban - Bandarjaya,  Kampung  Bumikencana, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah.

Kecelakaan itu melibatkan dua sepeda motor dan satu bus pengangkut pelajar SMPN 1 Seputih Agung, yang mengakibatkan satu pengendara motor, Turiyono (50) patah tulang paha kiri, dan luka di bibir atas hingga dijahit 7 jahitan. 


Saat itu Turiyono langsung dibawa ke RS, di Bandarjaya.

Peristiwa bermula bermula saat korban Turiyono pulang dari mencari rumput, mengendarai sepeda motor dari arah Bandarjaya menuju Simpang Agung. 

Tiba-tiba di perempatan SDN 1 Bumikencana melaju sepeda motor Vario hitam, yang dikemudikan Nisa ( siswi kelas 7 G, SMPN 1 Seputih Agung) keluar dari gang tanpa melihat arah kiri. 

Sementara motor yang dikendarai Turiyono berjarak sekitar 4 meter dari gang tersebut.

Turiyono menghindari motor Nisa, namun rumput dimotor Turiyono masih mengenai motor Nisa, sehingga sepeda motor Turiyono oleng. Sementara dari arah berlawanan muncul mobil bus sekolah Pemda Lampung Tengah yang dikemudikan Wakijo alias Tayo, tabrakan pun tak dapat dihindarkan.

Dalam peristiwa itu tidak ada kesepakatan untuk berdamai guna membantu pengobatan korban Turiyono, sehingga persoalannya di tangani Polres Lampung Tengah, guna pengusutan lebih lanjut (lamin)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)